Minggu, 24 Juni 2012

Perkembangan Kejahatan Dunia Maya


Jenis - jenis Cybercrime

Hacker dan Craker

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti software dan hardware yang terdapat program aplikasi, administrasi dan hal - hal lainnya terutama keamanan. Craker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem tanpa ijin, individu ini biasanya berniat jahat atau buruk, sebagai kebalikan dari hacker dan biasanya mencari keuntungan dalam memasuki suatu sistem.


Penyeberan Virus

Program yang bisa menginfeksi/mempengaruhi program lain dengan memodifikasi program tersebut sekaligus menggandakan dirinya. Sebuah virus bisa menyebar melalui sebuah system komputer atau sebuah jaringan dengan menggunakan autorisasi dari setiap pengguna computer atau jaringan yang diinfeksikan dalam program. Setiap program yang terinfeksi bisa berperan sebagai virus yang akan menginfeksi program lainnya.


Penyalahgunaan Kartu Kredit

Menggunakan kartu kredit orang lain untuk keperluan-keperluan yang dapat merugikan pemilik kartu tanpa pengetahuan pihak pemilik kartu, dengan cara menggunakan password pemilik yang didapatkan secara illegal.

Pembobolan Dana Bank

Mengambil uang Bank tanpa sepengetahuan Bank, yang dilakukan melalui jaringan internet.

Penyerobotan Domain(Cyberquatting)
Mengambil alih nama domain orang lain untuk kepentingan dirinya, tentunya tanpa sepengetahuan pihak pemilik domain.

Pelesetan Situs(Typosquatting)
Memakai nama orang lain atau nama institusi lain untuk kepentingan dirinya sendiri yang mungkin isinya tidak sesuai dengan nama domain yang dipakai, contohnya seorang yang bukan bernama “Mariah carey” membuat situs dengan nama “mariahcarey.com”dan isinya tidak menyangkut tentang nama domain tersebut atau malah mengisinya dengan hal-hal yang dapat merugikan si pemilik nama.

Pencemaran Nama Baik

Mencemarkan nama baik seseorang dengan memfitnah ataupun menyebarkan isu-isu yang tidak benar, sehingga merugikan orang tersebut.

Dampak Positif dan Negatif di Dunia Maya

Kebutuhan dan penggunaan akan teknologi informasi yang diaplikasikan dengan Internet dalam segala bidang seperti e-banking, ecommerce,e-government, e-education dan banyak lagi telah menjadi sesuatu yang lumrah. Bahkan apabila masyarakat terutama yang hidup di kota besar tidak bersentuhan dengan persoalan teknologi informasi dapat dipandang terbelakang atau ”GAPTEK”. Internet telah menciptakan dunia baru yang dinamakan cyberspace yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang menawarkan realitas yang baru berbentuk virtual (tidak langsung dan tidak nyata). Walaupun dilakukan secara virtual, kita dapat merasa seolah-olah ada di tempat tersebut dan melakukan hal-hal yang dilakukan secara nyata, misalnya bertransaksi, berdiskusi dan banyak lagi. Perkembangan Internet yang semakin hari semakin meningkat baik teknologi dan penggunaannya, membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Tentunya untuk yang bersifat positif kita semua harus mensyukurinya karena banyak manfaat dan kemudahan yang didapat dari teknologi ini, misalnya kita dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan e-banking, e-commerce juga membuat kita mudah melakukan pembelian maupun penjualan suatu barang tanpa mengenal tempat. Mencari referensi atau informasi mengenai ilmu pengetahuan juga bukan hal yang sulit dengan adanya e-library dan banyak lagi kemudahan yang didapatkan dengan perkembangan Internet.
Tentunya, tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi Internet membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang ada. Internet membuat kejahatan yang semula bersifat konvensional seperti pengancaman, pencurian dan penipuan kini dapat dilakukan dengan menggunakan media komputer secara online dengan risiko tertangkap yang sangat kecil oleh individu maupun kelompok dengan akibat kerugian yang lebih besar baik untuk masyarakat maupun negara disamping menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Banyaknya dampak negatif yang timbul dan berkembang, membuat suatu paradigma bahwa tidak ada komputer yang aman kecuali dipendam dalam tanah sedalam 100 meter dan tidak memiliki hubungan apapun juga.


Batasan Cyber Crime


Kejahatan Dunia Maya

Kejahatan dunia maya (cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional dimana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.
Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses),malware dan serangan DOS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.
Faktor Utama Cyber Crime

Faktor penyebab terjadinya tindak pidana cybercrime disebabkan oleh dua hal, yaitu teknis dan sosio ekonomi (kemasyarakatan).

Dari segi teknis disebabkan oleh kemajuan teknologi (teknologi informasi) yang berdampak negatif bagi perkembangan masyarakat. Berhasilnya teknologi tersebut menghilangkan batas wilayah negara menjadikan dunia ini menjadi begitu sempit. keterhubungan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain memudahkan bagi si pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Kemudian, tidak meratanya penyebaran teknologi menjadikan yang satu lebih kuat daripada yang lain. Kelemahan tersebut dimanfaatkan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan.

Dari segi faktor sosio ekonomi, disebabkan karena internet merupakan produk ekonomi yang didalamnya terdapat kegiatan ekonomi dunia, oleh karena itu orang-orang (hacker) memanfaatkan celah-celah keamanan jaringan internet untuk mendapatkan apa yang diinginkan dalam hal ini keuntungan material dengan jalan yang tidak legal sehingga keamanan jaringan (security network) sangatlah diperlukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar